asiakoe

[Wawancara] Juniel: Dari Gadis Menyedikan Menjadi Gadis Manis

Posted on: May 12, 2013

juniel_wawancara

Juniel saat ini bukanlah gadis yang selalu sedih lagi. Dia mencoba merubah penampilannya dan dia menikmati setiap detik dari perubahannya.
Album ketiga Juniel yang berjudul ‘Fall in L’ yang dirilis sebagian besar berisi lagu-lagunya dan itu sangat berbeda dari album sebelumnya.

Mengapa dia berubah?

Perubahan albumnya membuat perubahan pada penampilannya. Hal baru pada dirinya, gerakannya, perubahannya menjadi gadis yang manis muncul dengan sendirinya seiring dengan perubahan musiknya.

“Aku dulu selalu menyanyikan lagu-lagu sedih. Kali ini, aku ingin mencoba menyanyikan lagu yang ceria. Ini musim semi dan orang-orang cenderung melihat diriku yang suram dan menyedihkan. Aku sebenarnya bukan orang yang seperti itu (tertawa).

Sudah tentu, suasana hati penyanyi berubah seiiring dengan perubahan musiknya. Saat dia mempromosikan lagu debutnya yang berjudul Illa Illa setahun yang lalu, Juniel mengatakan bahwa dia selalu bersedih hati selama ini. Ia juga mengatakan,”Jika aku mengeluarkan lagu lain selain Illa Illa saat itu, aku pasti akan terus merasa sedih sepanjang tahun.”

Huruf ‘L’ di dalam lagunya ‘Fall in L’ merupakan kependekan dari Juniel dan Love (cinta). Jadi lagunya bisa berarti ‘Jatuh Cinta pada Juniel’ atau ‘Jatuh Cinta’.

Lagu-lagunya berisi hal-hal manis dan menyenangkan. Promosi lagu andalannya ‘Pretty Boy’ serta lagu lainnya ‘Sleep Talking’, dan ‘My Lips’ benar-benar mengekspresikan pesona Juniel.

juniel_wawancara_3

Menari dengan gitar

Untuk pertama kali dalam hidupnya, Juniel mencoba untuk menari di atas panggung. Tariannya yang manis diberi nama ‘tarian hallo hallo’ yang terinspirasi dari lirik dalam lagu ‘Pretty Boy’. Tariannya juga memasukkan lampaian tangan Juniel pada penonton.

“Sangat sederhana sampai tidak bisa disebut tarian,” ujar Juniel menjelaskan soal tariannya.

Tetapi penggemarnya begitu tergila-gila dengan tariannya.

Dia dipuji karena mampu membawakan sesuatu yang baru, setelah lagu ‘Illa Illa’ dan ‘Bad Man’.

Juniel hadir dengan sesuatu yang baru dan bisa menghargai penabuh drum.

“Aku belajar banyak selama berlatih menari untuk pertama kalinya. Tidak mudah. Aku harus belajar main gitar, menari, dan menunjukkan ekspresi secara bersamaan. Aku tidak tahu bagaimana aku bisa menyelesaikan semua penampilanku. (Tertawa) pemain drum pastinya benar-benar bekerja keras setiap kali mereka tampil. Mereka harus menggerakkan tangan dan kakinya secara terpisah… Aku tiba-tiba menyadari hal ini saat mencoba menari di atas panggung.’

juniel_wawancara_2

Lebih Banyak Perubahan Yang Terjadi

Penggemar memberikan tanggapan yang besar atas perubahannya. Juniel juga mencapai keinginannya untuk mempertahankan musiknya di luar bingkai.

saat ditanya musik apa yang ia sukai, Juniel menjawab,”Aku bukan pemilih. Aku suka semua genre musik.”

Berkat mimpinya menjadi seorang penyanyi sejak dia masih duduk di SMP, dia nampaknya sudah siap untuk mengambil genre baru dan jenis baru di musiknya.

Dia sudah melakukannya, bagaimanapun juga, sesuatu yang dia tidak ingin lepaskan.

“Tidak peduli apa yang aku nyanyikan, aku akan melepas gitarku dalam hidup. Gitarku seperti kedua orangtuaku di musik.”

source: enewsworld

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Asiakoe Video News

Twitter Link

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 217 other followers

Asiakoe On Facebook

Drama OST

Movie Trailer

http://youtu.be/MqQ2GtDSqmk

Statistik

%d bloggers like this: